PT Waskita Karya Tbk (WSKT) kembali mendapatkan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Sumatra Selatan dengan nilai kontrak sebesar Rp 719,25 miliar. Proyek ini akan dilaksanakan di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Empat Lawang. Targetnya, seluruh bangunan sekolah tersebut selesai dikerjakan pada tahun depan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, menjelaskan bahwa pembangunan SR merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan. Menurutnya, sekolah rakyat memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami meyakini bahwa SR dapat menjadi sarana penting dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi,” ujar Paulus dalam keterangan resmi.
Waskita Karya berkomitmen untuk mempercepat proses pengerjaan gedung SR, tetapi tetap mempertahankan standar mutu yang tinggi. Perusahaan juga menekankan penggunaan material ramah lingkungan serta metode kerja yang mengutamakan keselamatan dan efisiensi.
Proyek ini mencakup pembangunan gedung sekolah dari jenjang SD hingga SMA, termasuk asrama siswa dan guru, kantin, gedung serbaguna, serta fasilitas ibadah dan olahraga. Bagi WSKT, proyek SR bukan hanya tugas dari pemerintah, tetapi juga upaya untuk mencerdaskan generasi muda dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai informasi, SR menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Pembangunan SR diharapkan dapat membantu anak-anak dari keluarga miskin atau miskin ekstrem untuk mengakses pendidikan berkualitas. Proyek ini juga menjadi bentuk kontribusi Waskita Karya dalam menyiapkan SDM unggul, yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Selain di Sumatra Selatan, Waskita Karya telah menerima kontrak pembangunan SR di beberapa daerah lain. Pada pertengahan November 2025, perusahaan dipercaya membangun SR di lima kabupaten di Sulawesi Selatan senilai Rp 1,23 triliun. Di bulan Desember, WSKT juga mendapat kontrak baru untuk membangun SR di empat kabupaten dan satu kota di Jawa Timur dengan total nilai mencapai Rp 1,16 triliun. Selain itu, perseroan juga mengerjakan proyek serupa di tiga lokasi di Aceh, dengan nilai kontrak sebesar Rp 757,05 miliar.
Dengan proyek-proyek ini, Waskita Karya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Diharapkan, kehadiran SR di berbagai daerah dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat, terutama dalam hal akses pendidikan dan peningkatan kualitas hidup.
Komentar
Kirim Komentar