
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kondisi Tim West Ham United yang Menyedihkan
Manajer West Ham United, Nuno Espirito Santo, mengakui bahwa timnya sedang menghadapi situasi yang sangat sulit setelah kalah 0-2 dari Brentford dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stadion London pada Sabtu malam. Hasil ini memperpanjang awal musim yang buruk bagi klub, dengan tidak ada kemenangan dalam tiga pertandingan pertama sejak Nuno menggantikan Graham Potter.
Pertandingan derby London tersebut berlangsung dalam suasana yang suram. Banyak kursi di stadion terlihat kosong bahkan sebelum pertandingan dimulai, dan semakin banyak penonton yang meninggalkan tempat duduk mereka saat pertandingan berakhir. Penggemar yang tetap bertahan hingga akhir laga menunjukkan kekecewaan mereka dengan cemoohan, yang mencerminkan meningkatnya ketegangan antara para pendukung dan klub.
Nuno tidak ragu untuk mengakui bahwa performa timnya sangat buruk. “Tidak cukup bagus. Buruk,” katanya usai pertandingan. “Cukup adil jika Brentford memenangkan pertandingan, karena mereka adalah tim yang lebih baik.”
West Ham kini berada di posisi ke-19 klasemen sementara dengan hanya empat poin dari delapan pertandingan pembuka musim. Kekalahan atas Brentford menjadi peringatan serius bagi Nuno, yang baru saja menjalani laga kandang pertamanya setelah dua pertandingan tandang sebelumnya.
Dampak Atmosfer Stadion terhadap Performa Pemain
Nuno menyoroti bagaimana kecemasan di tribun penonton memengaruhi para pemain di lapangan. “Saya pikir kita semua khawatir. Anda bisa melihat penggemar kami sendiri juga khawatir. Kekhawatiran itu berubah menjadi kecemasan, menjadi keheningan. Kecemasan itu menular ke para pemain. Kami punya masalah,” ujarnya.
Sebagai mantan pelatih Wolverhampton Wanderers dan Tottenham Hotspur, Nuno menegaskan bahwa tugas untuk memperbaiki situasi ada di tangan seluruh tim. “Itu bisa dimengerti. Kita semua harus berubah. Para penggemar perlu melihat sesuatu yang menyenangkan mereka dan mereka bisa mendukung kami serta memberi kami energi,” tambahnya.
“Saya memahaminya, saya sepenuhnya memahaminya, dan saya menghormatinya. Terserah kita, terserah kita untuk mengubahnya. Kitalah yang harus menyatukan kembali para penggemar,” imbuhnya.
Laga Mendatang sebagai Peluang untuk Membalikkan Momentum
Dengan tekanan yang semakin besar, Nuno menilai laga berikutnya melawan Leeds United pada Jumat mendatang akan menjadi momen penting untuk membalikkan momentum. Ia menegaskan kepada BBC Sport, “Ini tantangan bagi kita semua. Terserah kita untuk mengubah momentum dan membawa kembali para penggemar untuk mendukung kita. Dalam empat hari ke depan, kita membutuhkan peningkatan yang besar.”
West Ham kini menghadapi tekanan besar untuk segera bangkit setelah hanya mencetak empat gol dalam delapan pertandingan. Dengan dukungan suporter yang mulai merenggang dan performa yang menurun, Nuno dihadapkan pada ujian besar untuk membuktikan kapasitasnya dalam memulihkan semangat di ruang ganti maupun di tribun Stadion London.
Komentar
Kirim Komentar