Keindahan Alam Tanjung Eputobi di Flores Timur
Pulau Flores, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki banyak tempat-tempat indah yang tersebar dari barat ke timur. Salah satu yang menarik perhatian adalah Tanjung Eputobi di Desa Lewoingu, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur. Tempat ini tidak hanya menawarkan pemandangan yang memanjakan mata, tetapi juga lokasi yang strategis.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Tanjung Eputobi berada di ketinggian dan berbatasan langsung dengan jalan negara yang menghubungkan Kabupaten Sikka dengan Flores Timur. Hal ini membuat tempat ini menjadi destinasi favorit bagi para wisatawan yang ingin beristirahat sejenak selama perjalanan mereka. Banyak pengunjung yang mampir untuk mengabadikan momen di sini, baik itu pelancong lokal maupun internasional.
Nama "Eputobi" berasal dari bahasa setempat. Kata "Epu" berarti tempat orang berkumpul, sedangkan "Tobi" merujuk pada pohon asam. Menurut cerita, dahulu di tempat ini tumbuh pohon asam yang digunakan oleh warga setempat sebagai tempat berkumpul setelah pulang dari aktivitas mengiris tuak. Dari situlah nama Tanjung Eputobi lahir.
Paul Kabelen (26), seorang wisatawan lokal, mengaku takjub dengan keindahan alam yang ditawarkan oleh Tanjung Eputobi. Ia menyebut bahwa pemandangan bentangan perbukitan di sini sangat menakjubkan. "Saat berada di sini, rasanya seperti kita sedang berada di Labuan Bajo," ujarnya saat diwawancarai.
Menurut Paul, sebelumnya Tanjung Eputobi belum menjadi tempat yang dikenal secara luas. Namun, seiring dengan semakin seringnya pengunjung yang mampir, warga setempat mulai memanfaatkannya dengan membangun lopo yang dilengkapi aneka minuman dan camilan. Hal ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Ia juga menambahkan bahwa menikmati kopi sambil melihat pemandangan laut dari atas bukit merupakan pengalaman istimewa. "Hanya dengan mengeluarkan uang Rp 5.000, kita bisa mendapatkan view laut yang luar biasa," katanya.
Selain Paul, Hengki (34) juga memberikan pendapatnya tentang potensi alam Flores Timur. Ia menyatakan bahwa daerah ini tidak kalah menarik dibandingkan daerah lain di NTT. Namun, masih ada tantangan dalam hal promosi dan investasi untuk mendukung industri pariwisata.
Hengki berharap agar Flores Timur tidak hanya dikenal dengan wisata rohani, tetapi juga memiliki wisata alam yang indah dan memukau. "Salah satunya adalah Tanjung Eputobi," tambahnya.

Tanjung Eputobi menjadi contoh bagaimana alam dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Dengan kombinasi pemandangan yang indah dan akses yang mudah, tempat ini bisa menjadi salah satu destinasi andalan di Flores Timur. Dengan dukungan yang tepat, potensi wisata alam di daerah ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Komentar
Kirim Komentar