Pentingnya Penggunaan Tempered Glass untuk Melindungi Layar Ponsel
Tempered glass sering dianggap sebagai aksesori yang tidak terlalu penting, namun kenyataannya, ia memiliki peran yang sangat vital dalam melindungi layar ponsel. Layar adalah bagian paling rentan dan juga paling mahal untuk diganti jika rusak. Dengan adanya tempered glass, risiko kerusakan pada layar asli dapat diminimalkan secara signifikan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Layar ponsel modern biasanya dibuat dari bahan kaca yang cukup kuat, tetapi tetap bisa retak atau pecah jika terjatuh. Di sinilah fungsi utama dari tempered glass. Ia berfungsi sebagai lapisan pelindung tambahan yang akan menerima benturan atau goresan terlebih dahulu sebelum mengenai layar asli. Jika terjadi kerusakan, biasanya yang rusak hanyalah tempered glass, bukan layar HP-nya sendiri. Hal ini membuat biaya penggantian jauh lebih murah.
Selain itu, tempered glass juga memberi perlindungan dari goresan akibat penggunaan sehari-hari. Misalnya, gesekan dengan kunci, koin, atau debu kasar di kantong bisa menyebabkan goresan pada layar. Banyak produk tempered glass yang dilengkapi dengan lapisan oleophobic coating, sehingga memudahkan pembersihan dari sidik jari atau minyak.
Meskipun tidak bisa menjamin 100% keamanan layar dari segala benturan, penggunaan tempered glass jelas memperkecil risiko kerusakan. Dengan harga yang relatif terjangkau dibanding biaya ganti layar, tempered glass menjadi investasi kecil yang sangat penting untuk menjaga umur pakai ponsel.
Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari penggunaan tempered glass:
- Perlindungan ekstra: Layar lebih aman dari goresan, retak, atau pecah saat jatuh.
- Tahan gores: Aman dari gesekan dengan kunci, koin, atau benda tajam ringan.
- Lebih awet: Layar asli tetap mulus lebih lama, sehingga nilai jual kembali ponsel terjaga.
- Perawatan mudah: Lapisan oleophobic membuat sidik jari dan minyak lebih gampang dibersihkan.
- Biaya hemat: Jika pecah, cukup ganti tempered glass yang harganya jauh lebih murah dibanding ganti layar asli.
Sebaliknya, penggunaan ponsel tanpa tempered glass memiliki beberapa risiko:
- Langsung berisiko: Layar mudah retak atau pecah saat jatuh karena tidak ada lapisan pelindung tambahan.
- Cepat tergores: Meski kaca layar cukup kuat, gesekan benda tajam atau pasir halus bisa meninggalkan gores permanen.
- Nilai jual turun: Layar yang tergores atau retak menurunkan harga jual kembali ponsel.
- Biaya tinggi saat rusak: Penggantian layar asli sangat mahal, bisa mencapai 30–50% harga HP.
- Kurang nyaman: Sidik jari, minyak, dan debu lebih cepat menempel langsung di layar.

Kesimpulannya, tempered glass memang bukan kewajiban, tetapi manfaatnya jauh lebih besar dibanding risikonya. Dengan biaya yang murah, tempered glass bisa menyelamatkan layar HP yang harganya jauh lebih mahal. Bagi pengguna yang sering membawa ponsel di luar rumah, menaruhnya di tas atau saku bersama benda lain, atau punya riwayat sering menjatuhkan ponsel, penggunaan tempered glass sangat dianjurkan.
Komentar
Kirim Komentar