Dosen UPN Veteran Bimbing Guru SMA Ngraho Kembangkan Pembelajaran Virtual Lab

Dosen UPN Veteran Bimbing Guru SMA Ngraho Kembangkan Pembelajaran Virtual Lab

Pasar smartphone kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Dosen UPN Veteran Bimbing Guru SMA Ngraho Kembangkan Pembelajaran Virtual Lab yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pelatihan Laboratorium Virtual untuk Guru SMA Negeri 1 Ngraho

SMA Negeri 1 Ngraho mengadakan pelatihan laboratorium virtual sebagai bagian dari upaya mendukung penerapan Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu 21–22 Oktober 2025, di laboratorium komputer sekolah. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi digital dalam proses belajar-mengajar.

Pelatihan ini dipimpin oleh Seftin Fitri Ana Wati, dosen Program Studi Sistem Informasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPNVJT), yang juga menjabat sebagai ketua pelaksana program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang difasilitasi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun anggaran 2025.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi salah satu aspek penting dalam inisiatif ini. Dengan adanya kolaborasi tersebut, diharapkan kompetensi digital guru dapat ditingkatkan serta adopsi pembelajaran berbasis teknologi dapat dipercepat di tingkat SMA.

Selama dua hari pelatihan, para guru diperkenalkan pada berbagai platform laboratorium virtual seperti PhET Interactive Simulations, Go-Lab, dan ChemCollective. Platform-platform ini membantu guru dan siswa melakukan eksperimen sains secara digital tanpa harus bergantung pada laboratorium fisik yang terbatas.

"Laboratorium virtual dapat menjadi solusi inovatif agar pembelajaran sains tetap berjalan aktif, meskipun fasilitas laboratorium fisik terbatas. Guru bisa mengintegrasikan simulasi digital ke dalam RPP dan modul ajar sesuai Kurikulum Merdeka," jelas Seftin Fitri Ana Wati.

Selain sesi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung, penyusunan modul ajar berbasis laboratorium virtual, hingga pendampingan individu. Para guru terlihat antusias mengikuti simulasi dan berdiskusi mengenai penerapan media digital di kelas masing-masing.

Guru Semakin Siap Hadapi Era Pembelajaran Digital

Kepala SMA Negeri 1 Ngraho, Dziyaus Shobah, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi guru-guru sekolah.

"Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat bagi guru-guru kami. Selain meningkatkan kompetensi digital, juga membuka wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat memperkaya proses belajar-mengajar sesuai semangat Kurikulum Merdeka," ujar Dziyaus Shobah.

Melalui pelatihan ini, diharapkan guru mampu mengembangkan perangkat ajar inovatif berbasis laboratorium virtual dan menerapkannya dalam pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, proses belajar-mengajar akan lebih efektif dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar