Stasiun Cikini Jadi Pertama KRL Commuter dengan Lift Platform

Stasiun Cikini Jadi Pertama KRL Commuter dengan Lift Platform

Dunia gadget kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Stasiun Cikini Jadi Pertama KRL Commuter dengan Lift Platform yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Stasiun Cikini Akan Jadi Pionir Fasilitas Lift Platform di KCI

Stasiun Cikini, yang berada di Jakarta Pusat, akan menjadi stasiun pertama dalam operasional Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang dilengkapi dengan fasilitas lift platform. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan aksesibilitas bagi seluruh pengguna, terutama mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

Saat ini, KAI Commuter sedang melakukan uji coba satu unit lift platform yang ditempatkan di sisi selatan stasiun. Uji coba ini bertujuan untuk memastikan bahwa fasilitas tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat optimal kepada pengguna. Targetnya, penambahan fasilitas ini akan selesai pada tahun depan. Selain unit yang sedang diuji coba, dua lift platform tambahan juga disiapkan untuk melengkapi layanan di stasiun tersebut.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa saat ini baru satu unit lift platform yang sedang diuji coba. Namun, rencananya pada tahun 2026, jumlah lift platform akan ditingkatkan menjadi tiga unit. Dua lift platform tambahan ini direncanakan ditempatkan di masing-masing tangga menuju Peron 1 dan Peron 2 Stasiun Cikini.

Penempatan lift platform ini ditujukan untuk mempermudah mobilitas penumpang, terutama bagi pengguna berkebutuhan khusus. Karina menjelaskan bahwa lift platform adalah inovasi baru dari KCI yang dirancang untuk mendukung prinsip inklusivitas di area stasiun. Fasilitas ini difokuskan untuk membantu penumpang disabilitas agar dapat mengakses peron dengan lebih aman dan mudah.

“Lift platform ini akan membantu dan memudahkan akses pengguna disabilitas khususnya pengguna kursi roda untuk menuju area lantai 1 atau peron jalur 1 dan 2 untuk naik Commuter Line,” jelas Karina.

Untuk menggunakan fasilitas tersebut, penumpang harus berkoordinasi dengan petugas stasiun. Pengoperasian lift platform dilakukan dengan pendampingan langsung oleh petugas yang telah mendapatkan pelatihan khusus. “Pengguna disabilitas hanya perlu menghubungi petugas di stasiun untuk menggunakan fasilitas tersebut. Nantinya petugas yang sudah terlatih juga akan mengoperasikan dan mendampingi pengguna disabilitas,” tambah Karina.

Secara teknis, lift platform ini memiliki kapasitas angkut hingga 250 kilogram atau setara dengan dua orang dan satu kursi roda. Fasilitas ini juga dilengkapi sistem keamanan yang dirancang untuk meminimalkan risiko saat digunakan. Sistem pelipatan juga dilakukan secara otomatis, dan jika platform dalam keadaan darurat atau trouble secara otomatis akan berhenti dan mengunci. Keseluruhan komponen instruksi diluar platform juga ditransmisikan secara nirkabel tanpa kabel eksternal.

Rencana Pengembangan di Stasiun Lain

Ke depan, KAI Commuter membuka peluang untuk menerapkan fasilitas serupa di stasiun-stasiun lain. Namun, pengembangan tersebut akan dilakukan setelah evaluasi efektivitas lift platform di Stasiun Cikini dalam meningkatkan aksesibilitas penumpang. Dengan adanya fasilitas ini, KCI menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan transportasi yang lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar