
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Produksi Film Bapakmu Kiper Memperkuat Posisi sebagai Salah Satu Film Indonesia yang Dinantikan
Film Bapakmu Kiper semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu film Indonesia yang paling dinantikan di tahun 2026. Dengan genre komedi-olahraga, film ini mengangkat kisah sepak bola akar rumput yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Film ini akan tayang di bioskop pada 2026 dan menawarkan cerita yang penuh makna serta menghibur.
Perhatian publik terhadap film ini tidak terlepas dari keterlibatan Fedi Nuril. Aktor berusia 43 tahun itu dipercaya memerankan tokoh utama dengan latar dunia sepak bola tarkam yang sarat konflik keluarga. Penampilannya diharapkan dapat memberikan nuansa yang kuat dan autentik pada film ini.
Debut Entelekey Sinema Indonesia dan Tema Dunia Tarkam
Kehadiran film Bapakmu Kiper menandai proyek layar lebar perdana Entelekey Sinema Indonesia atau ESI. Rumah produksi ini berada di bawah naungan Entelekey Media Indonesia dan menjadikan film ini sebagai pijakan awal perjalanan kreatifnya. Proses produksi film ini dilakukan oleh sutradara Ody C. Harahap. Naskah ditulis oleh Titien Wattimena dan Aaron Hart bersama tim Katatinut yang dikenal konsisten dalam menghadirkan cerita dengan karakter yang sangat kuat.
Salah satu kekuatan film ini terletak pada penggambaran budaya sepak bola tarkam. Tradisi pertandingan antar kampung ini menjadi ruang tumbuh bakat, ambisi, dan solidaritas. Persaingan sengit di lapangan berpadu dengan momen-momen lucu khas kehidupan kampung. Produser Arci Fadillah mengungkap alasan menggandeng Ody sebagai sutradara. Gaya penyutradaraan dan sentuhan komedinya dinilai pas dengan karakter cerita film ini. Kolaborasi dengan tim Katatinut membuat tim produksi yakin bahwa film ini dapat tampil sebagai film komedi-olahraga yang segar dan menghibur.
Peran Fedi Nuril dan Persiapan Fisik Sebelum Shooting
Dalam film Bapakmu Kiper, Fedi Nuril memerankan Warto, tukang ikan sekaligus mantan jagoan tarkam. Karakter ini digambarkan memiliki kemampuan sepak bola mumpuni, namun lebih piawai dalam judi bola. Untuk memerankan tokoh tersebut, Fedi menjalani medical check-up sebelum syuting. Persiapan fisik menjadi prioritas karena film ini menuntut adegan sepak bola dengan intensitas tinggi. Selain itu, Fedi juga mengikuti latihan sepak bola khusus bersama pelatih profesional.
Sinopsis dan Konflik Cerita Film Bapakmu Kiper
Cerita film Bapakmu Kiper menceritakan sosok Ronaldhino Sujatmiko alias Dino, remaja 18 tahun yang menyimpan kekecewaan mendalam pada ayahnya. Dino meyakini kematian ibunya berkaitan dengan Warto, sang Ayah. Sejak peristiwa itu, Dino belajar untuk tidak berharap banyak pada sang ayah. Kesempatan keluar dari kehidupan kampung muncul lewat ajang Tarkam Super Cup.
Masalah muncul ketika tim andalan Dino direbut pihak lain menjelang final. Peristiwa ini memicu konflik besar dalam hubungan ayah dan anak. Dalam film ini, Warto berusaha menebus kesalahan masa lalu. Ia nekat membentuk tim baru berisi para pemain Serigala Tua. Kondisi fisik yang tak lagi prima, persiapan minim, hingga keputusan meminta bantuan dukun menjadi taruhan besar. Semua langkah tersebut bisa menyelamatkan atau justru menggagalkan masa depan Dino.
Deretan Pemain dan Jadwal Tayang Film Bapakmu Kiper
Film Bapakmu Kiper dibintangi oleh Ali Fikry, Fedi Nuril, Tanta Ginting, Augie Fantinus, hingga Neysa Chandria. Deretan pemain ini diharapkan dapat memperkuat keseimbangan sisi komedi dan drama. Film ini akan segera memasuki proses syuting. Beberapa pemain sudah melakukan persiapan yang sangat matang, mulai dari pembacaan skrip hingga melatih fisik supaya kuat memerankan sosok yang aktif di dunia tarkam.
Film Bapakmu Kiper dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026 dan diharapkan menjadi tontonan keluarga yang paling dinanti. Dengan alur cerita yang unik dan penampilan aktor yang kuat, film ini diharapkan mampu menghibur penonton sekaligus memberikan pesan penting tentang keluarga dan kepercayaan.
Komentar
Kirim Komentar