
Pasangan ganda putri Malaysia, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan, kembali menunjukkan performa luar biasa setelah meraih medali emas dalam ajang SEA Games 2025. Dalam pertandingan yang berlangsung di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, pada Rabu (17/12/2025), mereka berhasil mengalahkan pasangan Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian dari Tiongkok. Hasil ini memperkuat rekor kemenangan mereka atas Jia/Zhang menjadi 6-1.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Jia Yi Fan adalah salah satu atlet yang pernah meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 bersama Chen Qing Chen. Kini, Chen Qing Chen telah pensiun, sehingga Jia Yi Fan berkompetisi sendirian dengan Zhang Shu Xian. Meski demikian, pasangan asal Tiongkok ini tetap menjadi lawan tangguh bagi para atlet lainnya.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan Jia/Zhang yang unggul di awal gim pertama, mencatat skor 4-1. Tan/Muralitharan berusaha mengejar ketertinggalan, namun Jia/Zhang terus menjaga keunggulan. Namun, semangat dan strategi yang baik dari pasangan Malaysia mampu membuat mereka menyamakan skor menjadi 5-5.
Jia/Zhang kembali menjauh, 6-5, tetapi Tan/Muralitharan berhasil menyamakan skor setelah Zhang gagal saat melakukan servis. Selanjutnya, Jia/Zhang kembali menjauh, 8-7, tetapi Tan/Muralitharan mampu menyamakan skor lagi, 8-8. Kondisi berbalik ketika Tan/Muralitharan menjauh, 10-8. Jia/Zhang membalas dengan smes dan mendekat, 9-10. Pukulan Tan yang melebar membuat skor kembali imbang.
Di interval pertama, Tan/Muralitharan berhasil memimpin dengan skor 11-10. Setelah interval, Jia/Zhang mencoba mengejar dan berbalik unggul, 12-11. Pukulan Zhang yang menyangkut di net membuat skor kembali imbang. Tan/Muralitharan kemudian memperkuat posisi mereka dengan penempatan shuttlecock yang akurat, 13-12. Namun, Jia/Zhang terus bermain agresif dan berhasil memimpin, 14-13.
Laga sengit berlanjut hingga skor 14-14. Kesalahan lawan membuka keunggulan wakil Malaysia, 15-14. Perolehan poin kedua pasangan tidak terlalu jauh. Tan/Muralitharan berhasil menjauh, 17-15 setelah melalui reli panjang. Jia/Zhang menipiskan selisih skor, 16-17. Wakil Malaysia yang bermain lebih taktis dan memperkuat pertahanan berhasil menjauh, 18-16.
Jia/Zhang terus membuntuti poin Tan/Muralitharan. Namun, kesalahan lawan membawa wakil Malaysia memimpin hingga game point, 20-17. Tan/Muralitharan yang bermain lebih sabar mengunci gim ini dengan skor, 21-17.
Gimm Kedua
Di gim kedua, Jia/Zhang mencetak angka lebih dulu saat Zhang menukar raket. Tan/Muralitharan langsung menjaga dominasi mereka hingga interval, 11-4 setelah mencetak poin beruntun. Setelah interval, Tan/Muralitharan terus memperkuat keunggulan mereka, 13-4. Jia/Zhang berusaha menambah angka, 5-13, tetapi Tan/Muralitharan segera menjauh, 17-5.
Jia/Zhang berusaha bangkit meski tertinggal jauh, 6-17. Reli panjang mewarnai gim ini. Wakil Malaysia bermain bertahan untuk melebarkan jarak, 19-6. Poin beruntun dibukukan Jia/Zhang. Tan/Muralitharan merespons dengan match poin, 20-8. Asa masih dijaga Jia/Zhang yang menambah angka, 11-20.
Akhirnya, Tan/Muralitharan yang sudah memegang kendali laga menang dengan skor, 21-17, 21-11. Kemenangan ini menunjukkan ketangguhan pasangan Malaysia dalam menghadapi lawan-lawan terberat.
Komentar
Kirim Komentar