Mengapa Banyak Hewan Raksasa di Afrika?

Mengapa Banyak Hewan Raksasa di Afrika?

Informasi terkini hadir untuk Anda. Mengenai Mengapa Banyak Hewan Raksasa di Afrika?, berikut adalah data yang berhasil kami himpun dari lapangan.

Ciri Khas Hewan di Afrika yang Membuatnya Unik

Benua Afrika memiliki ciri khas tersendiri dalam hal keanekaragama hayati, terutama terkait dengan bentuk dan ukuran hewan-hewan yang tinggal di sana. Berbeda dengan benua lain, Afrika dikenal memiliki berbagai spesies hewan darat yang besar dan unik. Misalnya saja, kita tahu bahwa keluarga marsupial menjadi bagian dari ekosistem khas Australia, sedangkan rusa dan burung berwarna-warni menjadi ciri khas Amerika Utara dan Selatan. Di Antarktika pun, banyak spesies hewan yang bisa bertahan di lingkungan dingin. Namun, kalau berbicara tentang Afrika, apa yang paling menonjol dari hewan-hewan di sana?

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Mayoritas orang akan langsung mengingat ukuran hewan darat yang besar. Di Afrika, kita bisa menemukan lima mamalia darat terbesar di Bumi, yaitu gajah semak Afrika (Loxodonta africana), badak putih (Ceratotherium simum), jerapah (genus Giraffa), kuda nil (Hippopotamus amphibius), dan kerbau Afrika (Syncerus caffer). Belum lagi, ada juga berbagai spesies primata, reptil, burung, dan ikan sungai yang hidup di sana dengan ukuran yang cukup besar.

Tentu saja, muncul pertanyaan: Mengapa hewan-hewan di Afrika cenderung berukuran besar? Apakah ada alasan khusus yang membuat mereka begitu besar dibandingkan hewan di benua lain? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak beberapa faktor yang memengaruhi keberadaan hewan raksasa di Afrika.

Dulu, Bukan Hanya Afrika yang Dihuni Hewan Raksasa

Perlu diketahui bahwa Afrika bukan satu-satunya benua yang pernah dihuni oleh hewan-hewan raksasa. Pada masa lalu, banyak peninggalan hewan besar yang sudah punah ditemukan di berbagai belahan dunia. Sebagai contoh, struktur tulang dinosaurus yang disebut sebagai hewan darat terbesar di Bumi, yaitu Patagotitan mayorum, justru ditemukan di Argentina, Amerika Selatan. Selain itu, banyak sisa-sisa hewan raksasa juga ditemukan di Amerika Utara, Asia, dan Eropa pada Zaman Mesozoikum dan Neozoikum. Beberapa contohnya adalah dinosaurus, mamut, burung gajah, ular titanoboa, dan Paraceratherium. Hal ini membuktikan bahwa hewan raksasa tidak hanya berasal dari Afrika.

Keberadaan Hewan Raksasa di Afrika Ada Kaitannya dengan Kehadiran Manusia

Dalam konteks dunia hewan modern, hewan-hewan raksasa di Afrika adalah yang paling bertahan sampai saat ini. Ternyata, alasan masih adanya hewan besar di sana berkaitan dengan kehadiran manusia. Nenek moyang kita telah melakukan intervensi terhadap keanekaragaman hayati selama puluhan ribu tahun. Menurut rewildling, seiring dengan menyebarnya Homo sapiens dari Afrika sekitar Zaman Kuarter, banyak hewan raksasa di seluruh dunia "dihancurkan" karena perburuan. Namun, mengapa hewan besar di Afrika tidak punah meskipun manusia berasal dari sana?

Jawabannya terletak pada proses evolusi. Sebelum Homo sapiens benar-benar muncul, hewan-hewan di Afrika sudah terbiasa hidup berdampingan dengan leluhur manusia modern. Akibatnya, mereka memiliki cara khusus untuk bekerja sama atau menghindari perburuan. Hal ini berbeda dengan hewan di wilayah lain yang tidak sempat beradaptasi dengan manusia sebelum mereka punah.

Keunggulan Bentang Geografis Afrika Hingga Jadi Habitat Hewan Raksasa

Selain faktor keberadaan manusia, bentang geografis Afrika juga menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan hidup hewan besar. John Guttman melalui History Net menyebut bahwa habitat seperti hutan dan padang rumput di Afrika sangat luas, sehingga memberikan kebutuhan yang cukup bagi hewan-hewan di sana. Mereka bisa mendapatkan makanan dan tempat berlindung dari predator, termasuk manusia modern. Dengan kombinasi kebutuhan yang terpenuhi, hewan-hewan darat di Afrika bisa tumbuh lebih besar tanpa takut diburu. Namun, tidak semua hewan berhasil bertahan hingga saat ini.

Kondisi Hewan Besar di Afrika Kini Kian Terancam

Meski masih banyak hewan besar yang bertahan di Afrika, kondisi mereka kini semakin terancam. Kali ini, ancaman datang bukan dari tombak atau anak panah, tetapi dari senjata api yang sangat kuat. Selain itu, konflik antar sesama manusia juga merusak ekosistem tempat hewan-hewan besar tinggal. Eksploitasi alam secara besar-besaran juga menggerus habitat asli serta mengubah iklim di Afrika. Akibatnya, hewan-hewan di sana harus cepat beradaptasi agar tidak punah.

Pada akhirnya, keberadaan hewan besar di Afrika hingga dunia modern tidak lepas dari kemampuan adaptasi mereka selama ribuan tahun berdampingan dengan manusia. Kesempatan untuk berinteraksi lebih dulu dengan manusia dan bentangan alam yang mendukung menjadi dua faktor utama keberhasilan hewan darat raksasa di sana. Namun, dengan ancaman baru yang muncul, kesempatan hewan besar di Afrika untuk bertahan di masa depan semakin sempit jika kita tidak segera berbenah diri.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Mengapa Banyak Hewan Raksasa di Afrika?. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar