Musuh di Balik Selimut, Drama Perselingkuhan dengan Twist Segar

Musuh di Balik Selimut, Drama Perselingkuhan dengan Twist Segar

Dunia hiburan kembali membuat penasaran netizen. Kali ini beredar kabar tentang Musuh di Balik Selimut, Drama Perselingkuhan dengan Twist Segar yang menjadi trending. Cek faktanya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Film Drama Perselingkuhan Masih Menarik Perhatian

Film drama dengan tema perselingkuhan masih menjadi tren di perfilman nasional, baik di layar lebar maupun layar streaming. Salah satu film yang baru saja diluncurkan adalah Musuh dalam Selimut, yang mengadakan acara special screening pada hari kemarin (16/12). Film ini menarik perhatian karena poster yang menampilkan seekor kucing sedang bersantai di kasur sambil berselimut. Pertanyaannya, apakah kucing tersebut menjadi karakter penting dalam film ini? Terlebih, undangan nobar ini ditujukan bagi penggemar kucing.

Film yang berdurasi hampir dua jam ini menceritakan kisah hidup Gadis (diperankan oleh Yasmin Napper), seorang wanita yang menghadapi banyak tantangan. Ayahnya terlibat korupsi, sehingga harta keluarga mereka disita dan ayahnya harus mendekam di penjara. Akibatnya, Gadis tidak bisa melanjutkan studinya dan harus bekerja di sebuah perusahaan.

Suatu hari, Gadis mengalami perlakuan tidak senonoh dari atasan. Ia kemudian dibantu oleh Dika (Arbani Yasiz), seorang pegawai di gedung yang ternyata pernah sekampus dengannya. Perlahan, cinta mulai tumbuh antara keduanya hingga akhirnya mereka menikah.

Konflik muncul ketika seorang tetangga, Suzy (Megan Domani), masuk ke dalam kehidupan mereka. Awalnya, hubungan antara Gadis dan Suzy hanya berawal dari kucing belang milik Suzy yang berkeliaran di halaman rumah Gadis. Namun, hubungan mereka berubah menjadi sahabat dekat.

Masalah mulai muncul ketika Gadis merasa bahwa Suzy terlalu terobsesi dengan kehamilannya. Ia juga mulai curiga dengan sikap suaminya. Apakah itu hanya prasangka atau ada sesuatu yang lebih dalam?

Plot Twist yang Membuat Film Menarik

Judul film Musuh dalam Selimut mungkin membuat pikiran kita tertuju pada film lawas tahun 80-an yang disutradarai oleh Willy Wilianto. Namun, film ini bukan merupakan remake. Hanya judulnya yang sama. Film tahun 1984 lebih fokus pada balas dendam, sedangkan versi saat ini bercerita tentang persahabatan dan pengkhianatan.

Selama sekitar 90 menit, penonton harus bersabar karena plot dan tensi cerita tidak jauh berbeda dari film-film drama perselingkuhan umumnya. Jika Anda sudah pernah menonton film seperti Ipar Adalah Maut, maka karakter tokoh utamanya tidak jauh-jauh dari itu. Gadis digambarkan sebagai sosok baik hati, naif, dan tidak mudah berprasangka.

Namun, jangan menganggap film ini biasa-biasa saja. Seperti masakan Tiongkok yang membutuhkan persiapan lama sebelum proses memasak benar-benar dimulai, begitu pula dengan Musuh dalam Selimut. Penonton akan mendapatkan kejutan demi kejutan selama 30 menit terakhir. Plot twist-nya membuat solusi dalam film ini menjadi menarik.

Kekuatan Film Selain Plot Twist

Cassandra Massardi, penulis skenario film ini, dikenal sebagai penulis drama romantis dan biopik sebelum mencoba genre thriller. Beberapa karyanya seperti Virgin mendapat banyak pujian. Oleh karena itu, Musuh dalam Selimut memiliki bumbu thriller yang membuat penonton tegang.

Kekuatan film ini tidak hanya terletak pada plot twist-nya, tetapi juga pada performa akting pemainnya yang cukup matang. Interaksi antar pemain juga sangat menarik. Megan Domani berhasil mencuri perhatian dengan penampilannya.

Reaksi Penonton yang Menarik

Serunya menonton film bersama adalah menyaksikan reaksi penonton. Di kalangan ibu-ibu, penonton cenderung lebih reaktif dan emosional. Mereka ekspresif dalam menyampaikan kekesalan ketika menyaksikan film yang membuat emosi naik turun seperti rollercoaster.

Dalam dua film dengan tema perselingkuhan, saya melihat bagaimana penonton bereaksi. Film Ipar Adalah Maut membuat saya tertawa karena respons penonton yang sangat responsif. Mereka ikut marah hingga memaki-maki ketika Rani dan si ipar saling menggoda. Hal serupa juga terjadi dalam film Norma, di mana penonton ikut kesal ketika si ibu malah tergoda oleh si menantu.

Di acara nobar Musuh dalam Selimut, kami juga merasakan hal yang sama. Saya, mba Hida, dan mba Windhu tertawa melihat reaksi penonton yang ikut emosi atau bersorak-sorai. Seperti nonton drama Indosiar, kata mba Windhu.

Bahkan, penonton bapak-bapak juga ikut merespons film ini. Setelah menonton, mereka merasa lega karena telah melampiaskan kekesalan mereka.

Peran Kucing dalam Film

Apakah ada banyak kucing dalam film ini? Sayangnya, tidak banyak porsi kucingnya. Padahal, awalnya saya berharap ada banyak adegan kucing dalam film ini. Namun, jangan khawatir karena kucing memang punya peranan penting dalam film ini.

Apa peran kucing tersebut? Anda bisa mengetahuinya sendiri ketika menonton film Musuh dalam Selimut yang akan tayang di bioskop mulai 8 Januari 2026.

Kesimpulan: Nantikan update selanjutnya dari artis favorit Anda. Jangan lupa untuk bagikan berita ini ke sesama fans.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar