
Sejarah Dramatis Semifinal Piala Asia AFC 2004
Pertandingan semifinal Piala Asia AFC 2004 antara Jepang dan Bahrain menjadi salah satu momen paling menarik dalam sejarah sepak bola Asia. Laga yang berlangsung pada 3 Agustus 2004 di Stadion Shandong Sports Centre, Jinan, Tiongkok, menyajikan pertandingan yang penuh drama dan emosi.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Awal yang Mengejutkan
Pertandingan dimulai dengan ritme yang cepat dan mengejutkan. Hanya enam menit setelah kick-off, Bahrain menunjukkan ancamannya dengan gol cepat dari A'ala Hubail yang berhasil menaklukkan kiper Jepang Yoshikatsu Kawaguchi setelah menerima umpan terobosan. Gol ini langsung memberi keunggulan bagi Bahrain.
Situasi semakin sulit bagi Jepang ketika pada menit ke-40, gelandang Yasuhito Endō menerima kartu merah. Jepang terpaksa bermain dengan 10 pemain untuk sisa waktu laga normal. Meski kalah jumlah pemain, Jepang tidak menyerah dan terus berjuang.
Perubahan di Babak Kedua
Di babak kedua, permainan mereka mulai membaik dan perubahan signifikan terlihat. Pada menit ke-48, Koji Nakata berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan dari sepak pojok. Ini menjadi titik balik dalam pertandingan.
Tidak lama setelah itu di menit ke-55, Keiji Tamada mencetak gol pertama bagi Jepang dalam laga ini dan membawa Samurai Biru unggul 2-1 dengan tendangan yang tajam dan presisi. Namun, situasi berubah setelah Bahrain menyamakan skor melalui gol A'ala Hubail pada menit ke-71. Bahrain yang tampil agresif membalikkan keadaan menjadi 3-2 pada menit ke-85 lewat gol Duaij Nasser.
Kemenangan yang Tak Terduga
Dengan skor 3-2 untuk Bahrain, banyak pihak mengira Jepang akan kalah. Namun, tim Samurai Biru menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa. Menjelang akhir waktu normal tepatnya menit ke-90, Yuji Nakazawa berhasil menyamakan skor menjadi 3-3 lewat sundulan memanfaatkan bola yang gagal diantisipasi pertahanan Bahrain.
Pertandingan pun masuk ke extra time, di mana momen paling berkesan tercipta. Hanya tiga menit setelah extra time dimulai, Keiji Tamada tampil sebagai pahlawan. Dengan kontrol bola yang apik, ia melewati beberapa pemain bertahan Bahrain sebelum meng-chipping bola melewati kiper, membawa Jepang unggul 4-3. Gol ini menjadi penentu kemenangan Jepang dan memastikan mereka melaju ke final Piala Asia AFC 2004.
Komentar
Kirim Komentar