
Kolombia berhasil mengalahkan Prancis dalam pertandingan perebutan medali perunggu Piala Dunia U-20 2025 di Santiago, Sabtu (18/10/2025). Laga yang digelar di Estadio Nacional Julio Martinez Pradanos ini menjadi momen penting bagi tim asal Amerika Latin tersebut.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Dari fase grup hingga perempat final, Kolombia tampil luar biasa. Mereka memenangkan pertandingan melawan Arab Saudi dengan skor 1-0, kemudian bermain imbang melawan Norwegia dan Nigeria. Di babak 16 besar, Los Cafeteros sukses mengalahkan Afrika Selatan dengan skor 3-1. Di perempat final, mereka menghadapi Spanyol dan menang 3-2. Sayangnya, harapan mereka untuk menjadi juara terhenti setelah kalah dari Argentina di semifinal.
Sementara itu, Prancis memiliki jalur yang lebih sulit selama turnamen. Mereka memulai dengan kemenangan atas Afrika Selatan, tetapi harus menerima kekalahan dari Amerika Serikat sebelum menghancurkan Kaledonia Baru dengan skor 6-0. Di babak 16 besar, Prancis butuh gol penalti di menit terakhir untuk mengalahkan Jepang. Di perempat final, mereka menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1. Namun, di semifinal, Les Bleuets kalah dalam adu penalti dari Maroko setelah bermain imbang 1-1.
Pertandingan perebutan tempat ketiga dimulai dengan cepat. Dalam waktu kurang dari dua menit, Kolombia unggul 1-0. Winger Prancis, Moustapha Dabo, membuat kesalahan dalam mengontrol bola sehingga direbut oleh lawan dan diselesaikan oleh Oscar Perea. Di menit ke-24, Prancis hampir menyamakan kedudukan, tetapi upaya Sylla diblok oleh bek Kolombia.
Prancis meminta penalti setelah dugaan pelanggaran terhadap Elyaz Zidane, anak Zinedine Zidane, di dalam kotak terlarang. Namun, wasit tidak memberikan penalti setelah meninjau ulang. Babak pertama ditutup dengan Kolombia unggul 1-0.
Di babak kedua, Prancis tampil agresif. Bernard Diomede memasukkan Lucas Michal, yang telah mencetak lima gol dalam turnamen ini. Michal tidak dimainkan sebagai starter karena sudah bermain 483 menit dalam enam pertandingan berturut-turut. Meskipun banyak ditekan, pertahanan Kolombia tampil solid, sehingga Prancis gagal menciptakan tembakan tepat sasaran hingga menit ke-74.
Villarreal, yang juga mencetak lima gol dalam turnamen, hampir memperbesar keunggulan Kolombia. Di menit ke-83, wasit memberikan penalti setelah pelanggaran Weimar Vivas terhadap Michal. Namun, setelah meninjau ulang, wasit merevisi keputusannya, sehingga Kolombia tetap unggul 1-0.
Pada injury time 5 menit, Prancis tidak berhasil mencetak gol balasan. Peluang emas Noham Kamara diblok oleh bek Kolombia, dan tembakan jarak jauh Ilane Toure mengenai mistar gawang.
Kolombia akhirnya mempertahankan keunggulan 1-0 dan meraih medali perunggu Piala Dunia U-20 2025. Hasil ini menjadi pencapaian terbaik mereka dalam sejarah turnamen ini, yang sebelumnya pernah diraih pada tahun 2003.
Komentar
Kirim Komentar